Selasa, 17 Januari 2012

lagi-lagi tentang mama

Lagi-lagi soal dirimu mama
Bertindak seseukamu
Tanpa pikirkan rasaku
Kau termakan oleh amarah dan ke-egoisanmu sendiri
Di luapkan dalam caci dan maki
Wajarkan jika aku merasa sakit hati ?
Tanpa aku tau perbuatan apa yang telah aku lakukan

Ya,ini tentang dirimu
9-bulan kau mengandung aku
Menjadi satu dalam tubuhmu
Kau timang aku saat aku ada
Berbeda dengan yang ada
Semakin tumbuh aku
Semakin tak memikirkan aku pula dirimu kini
Berontak ingin aku lakukan
Lagi-lagi kau menangis
Lagi-lagi kau merasa seolah hanya dirimu yang tersakiti
Kau menangis tersedu-sedu
Tapi tidak-kah kau tau betapa
Lebih menyakitkan menangis dalam hati ?

mama..kau tau ?

Langit mulai redup..
Aku yang hanya duduk terdiam melihat gelap nya langit di luar jendela..
Mendengarkan ocehan tak berguna dari mama..
Terdengar sangat menyebalkan..

mama..kau tau ?
Aku yakin kau tidak mengerti yang aku mau..
Kau yang hanya bisa menertawakan ketika aku melontarkan pendapat yang menurut mu lelucon dan menurut ku itu adalah sebuah eksperimen yang luar biasa ?
Terlalu mudah bagi mu untuk meremehkan seorang anak..

mama..kau tau ?
Kenapa kau selalu berkomentar dan tidak ingin di komentari ?

Dan kau tau ?
Di saat kau menangis karena kesalahan ku aku hanya bisa diam..
Tetapi kenapa saat kau berbuat salah kau selalu merasa benar dan aku hanya boleh tunduk dan diam ?

Aku tau kau seorang mama..
Tapi apa kau merasakan menjadi seorang aku ?

Yang hanya bisa diam ketika mendengar ocehan mu..

Kau tidak merasakan..
Tapi aku selalu harus merasakan yang kau rasakan..

Kau memang mama..
Tetapi tidak kah kau sadar betapa egois nya dirimu ?

Senin, 16 Januari 2012

Jika kau sebut itu janji
Lalu biarkanlah bertepi
Menghilang tanpa harus di tangisi
Berlalu hingga menjadi debu
Entah kapan akan seperti itu
Aku tidak sekuat dirimu
Dengan dirinya yang semua kini aku tau
Kau beri semua harap yang ada
Tanpa kau kira kecewa pada akhirnya

Jika kau sebut ini kecewa
Maka aku sebut semua ini hampa
Hingga cinta tak mau lagi aku rasa
Hingga cinta tak lagi aku percaya

Jika kau sebut ini kecewa
Tapi ini lebih dari adanya
Lihat di sana
Remaja,asmara dan dusta
Bersama dan seirama
Benarkah begini adanya?
Terlihatkah Remaja dengan asmara yang di selimuti dusta ?
Bicara cinta tapi tidak dengan fakta
Bersedih,bersenda hanya dalam kata

Inikah remaja ?
Sajakku telah berlalu
Tidak lagi bertumpu
Tidak lagi beradu
Bosan dengan sekelilingku
Hanya caci
Hanya maki
Terus menerus menyerukan keluh
Tanpa tau kemana aku
Aku berdiri
Aku sepi
Tak tersadar waktu telah berhenti berjanji
Tak perlulah merangkai kata
Tak perlulah berjanji saja
Aku tak butuh bintang
Sebagai penghapus bimbang
Aku tak perlu surya
Agar lara tak ada
Aku hanya butuh kita
Untuk satukan cinta
Perbedaan semua tau
Ada pada setiap individu
Terpikirkah semua bisa menjadi satu ?
Terus seperti itu
Ini lah aku
Seiring berjalannya waktu
Berputus asa saat kau tak ada
Menghilang dan pergi begitu saja
Meninggalkan perbedaan antara kita
Akankah Tuhan akan menjadi alasan ?
Yang membuat kita terpisahkan
Jarak dan keadaan
Aku mencintaimu dalam doa
Doa tak bermuara
Tiap tetes air mataku
Adalah bukti rindu
Akan kamu yang dulu mengisi kosongnya aku


Dan semua tentang kita terangkum dalam memori
Hanya akan menjadi kenangan
Entah sampai kapan
 Menyiksa diri
Menyiksa batin
Aku ingin kamu
Dengan semua pikiran tak menentu
Kau tau,perbedaan justru hal yang membuat kita menjadi satu
Sesali kini
Malas membahas
Hujat aku dari belakang
Hasut aku depan orang
Tidakkah malu dengan usia?
Berumur tua
Perilaku mau anak umur remaja
Bukan membalas dendam
Bukan ingin mendekam
Kau iri kenapa tidak bilang saja
Hatiku untuk nya
Bukan untukmu
Tumpahkan saja semua emosimu
Tapi jangan dengan cerita palsu
Tentang aku !
Angkuh
Itu kamu
Diami aku
Seolah tak pedulikan aku
Kini biarkan aku yang menunggu
Sampai berakhir waktu pun aku akan begitu
Sampai kamu tau
Betapa pedihnya memberi senyum palsu
Di hadapanmu
Kelabu berlabuh menjadi biru
Biru yang dahulu
Semua sama seperti memori lalu
 Anggap aku tak ada
Anggap aku bukan apa-apa
Sibuk dengan dunianya
Darahku biru
Hatiku biru
Gejolak yang di rasa berbeda
Sensani pun tak ada
Sikapmu yang seolah tak perdulikan aku
Memotivasi agar aku selalu mendekatimu
Mereka sebut ini karma
Aku bilang tak apa
Setidaknya bahagia pernah aku rasa..
Pernah..
Jiwaku terbang
Melayang
Dan menghilang bersama angan
Tak tau tempat mengadu
Tak tau dimana aku
Ketika sepi melanda
Dan tersadar bahwa musuhku adalah bahagia
Semua bertanya aku kenapa
Aku diam jawabku pun tak ada
Berjatuhan tangis dan air mata
Tolong..beri aku alasan
Tolong..jangan bunuh aku perlahan
Aku terdera..
Ketika tawa menjadi pilu
Riang menjadi angkuh
Dan sedihku menjadi candu
Bunuh aku..
Lewat nadiku
Suara bising itu menggangguku
Tepat ketika aku terpaku
Lalu aku pecahkan kaca itu
Kemudian aku goreskan pada kulitku
Harum aroma darah berada di sekitarku
Air mata ini tumpah ruah terlihat di wajahku
Tak satupun membantu
Tak ada yang mau beradu
Aku membisu
Aku terpana pada goresan pilu
Bukan aku bangga
Bukan aku besar kepala
Aku memang senang melihatnya
Aku senang menghirup aroma darah
Tak perlu dari yang lain
Dari diri sendiripun aku senang
Sakit ? jelas..
Tapi aku tenang
Goresan-goresan maut menghiasi lengkar tangan
Hasil karya jari-jemariku sendiri
Aku tertawa lega
Aku terbiasa
HA-HA
Begitu indah
Terasa sempurna
Walau tak biasa
Aku senang melihatnya
Aku senang melakukannya
 Ketika semua tak lagi pedulikan aku
Ketika semua tak mau dengarkan aku
Cacian datang bertubi tubi
Salah siapa ?
Itu yang di katakan sahabat ?
Yang seperti itu yang kalian sebut setia ?
Ketika aku butuh..kalian menghilang
Ketika aku terjatuh..kalian tak datang
Ketika aku "memulai" nya lagi
Kalian cemooh aku
Pojokkan aku
Sindir aku
Tapi bagi ku..
Ini sempurna
ini yang aku lakukan
Ketika merasa kesepian
Walau di tengah keramaian
Entah kenapa aku merasa tenang
Setelah melakukan

Apa ini ketergantungan ?


Sulit terucap bagi saya
Tidak perlu yang bertahta
Tidak perlu yang tinggi kasta
Semua pasti pernah merasa yang sama
Ketika kita menjunjung tinggi namanya
Mungkin kita akan terbang bersamanya
Melupakan semua penat yang ada
Ketika kita beranjak dewasa
Semakin akan mengetahui semua yang di rasa
Mungkin kita jatuh ?
Bukan jatuh terpuruk
Mungkin jatuh cin...
Ya,sulit bagi saya mengucapnya
Entah kenapa mungkin belum terbiasa
Tapi ya,aku merasakannya
Dengan kamu yang mengisi hati
Entah sampai kapan
Tapi akan aku pertahankan
Dalam ruang sunyi aku berpijak
Jalan berdebu ini aku tempuh
Di hiasi pijarnya cahaya mentari
Mau kemana aku ?
Tak terjawab pertanyaan bodoh ini
Mau sampai kapan aku ?
Diam tersentak dalam ruang hampa
Semua seolah tak peduli dengan adanya
Semua sibuk dengan dirinya
 Terlalu egois-kah kita ?
Tak mau mengakui ketidak sempurnaan dan keadaan
Termakan oleh kemunafikan dalam diri
Tak mau di caci
Tak mau memberi
Ini aku,terjebak dalam ilusi..
Seiring berjalannya waktu kita tetap begini
Mungkin sampai akhir nanti ?
Semoga tak ada satupun yang mampu mengakhiri KITA
 Akan semakin dekat dan semakin berwarna 
Secerca harapan
Segelintir emosi
Seribu angan
Semua hanya menjadi mimpi
Terbang bersama angin dan berlalu
Angin yang menjadi angan
Angan beranjak menjadi kenangan
Berjuta kata tak mampu mewakili rasa
Rasa dalam asa yang mencoba bahagia
Bahagia yang tak aku temukan jua
Sampai hujan datang
Hingga Senja menjelang
Lalu menghilang
Tak satupun jawaban yang kunjung
Dimana aku berlabuh pada akhir nanti ?

Ini putus asa?
Tidak juga..
Mungkin aku hanya terjebak
Terjebak dalam ruang sempit tanpa mau bertindak
Tentang memori di masa itu
Tak pernah sanggup untuk mengubur semua
Entah mengapa
Entah bagaimana bisa
Ingin aku lalui begitu saja
Apa daya diri ini tak mampu
Andai bisa seperti asap rokok
Berhembus,pergi dan menghilang
Akankah semudah itu ?
Semua berbeda
Semua berubah
Entah apa lagi yang akan ku temukan nanti
Serpihan kerinduan masih menyisa dalam diri
Debu-debu kehancuran masih tersimpan pula dalam hati
Cemburu datang saat hawa-hawa itu
Mencoba mengisi relung jiwamu
Aku punya hati lain
Tapi aku tetap begini
Tak sanggup lupa dengan semua memori yang pernah mengisi
Jiwa yang terdera
Mencoba bahagia
Menghapus lara dan duka
Menunggu dan terbelenggu
Tak satupun mampu menghapus semua

Sabtu, 07 Januari 2012

When im falling in love

Aku suka jatuh cinta..
Kepada siapa saja. Cinta itu indah.
Aku suka jatuh cinta..
Aku selalu bersemangat karna jatuh cinta.
Ketika aku jatuh cinta, aku akan mempunyai banyak kesibukan
Sibuk memikirkannya.. Sibuk memperhatikannya.. Sibuk berkhayal tentangnya..
Bahkan tiba-tiba aku akan mempunyai banyak job
Contoh.. detektif. Aku akan menyibukkan diriku untuk mencari tahu semua hal tentang doi.
Apa saja yang dia lakukan.Siapa saja teman bermainnya.Semuanya aku harus tahu...
atau aku bisa menjadi seorang yang puitis
Aku suka meluapkan semua keluhanku dengan kata-kata indah.
Aku suka membuat puisi ketika jatuh cinta.
atau aku bisa juga menjadi polisi
Aku akan menanyai kabarnya mungkin bisa 1x24 jam.
Aku akan menjaganya dari gangguan cewek-cewek genit 

Ya. itu sebabnya aku suka jatuh cinta
tapi aku bisa saja benci jatuh cinta
Terlebih jika aku salah mengartikan suatu perhatian darinya
Ketika aku mencintai orang yang salah
Ketika aku mengagumi seorang pecundang
dan ketika harapanku di permainkan.
Aku benci jatuh cinta atau lebih tepatnya aku seharusnya membenci DIA

i like dreaming

Aku suka bermimpi.
Karna dengan bermimpi aku bisa merasakan hal-hal indah diluar dugaanku.
Aku suka bermimpi.
Karna dengan bermimpi aku bisa menjadi diriku sendiri.
Aku bisa meluapkan sejuta imajinasiku seakan menjadi nyata.
Aku suka bermimpi.
Karna setiap yang aku harapkan akan kudapatkan.Hanya di mimpi.....
Tidak realistis. tapi aku menyukainya.....
Aku benci saat terbangun.
Saat aku sedang menikmati petualangan mimpiku, lalu seperti ada seseorang menyadarkanku.
Mengingatkanku bahwa itu hanya mimpi.Hanya bunga tidur.hanya sebatas "mimpi"
Dengan mimpi, aku bisa merasakan menjadi penguasa dunia.
Aku sebagai pemimpin.Apapun yang aku mau akan terjadi.
Dengan mimpi, aku bisa menjadi sosok yang paling sempurna di dunia.
Seolah-olah tak ada satu manusia pun bisa menandingiku.
Konyol memang.tapi aku yakin.semua orang menyukai mimpi.


inilah aku. seseorang yang sangat menyukai mimpi.....

Hey hey ;-)
Gue lagi mood posting jadi harap maklum gue bakal sering posting.
Btw ,gue punya sahabat cowok dan menurut gue sahabat cowok gue cuman dia. Hmm kayanya iya.
Mau tau siapa?
namanya Dwika Pradipta Anindikara dipanggilnya didot. kali ini gue mau nyeritain dia. cuman dia. bukan karna dia spesial. tapi emang dia satu satunya sahabat cowok gue saat ini walaupun udah pindah tetep sahabatan ahe! Maklum, dia lebih sering main sama cewek. bukan banci!!! tapi sahabat nya kebanyakan cewek. Sebelumnya mau mohon maaf nih ya dot, gue mau keluarin unek unek gue disini. Hehehe :p

Lo tau dia? dia tuh kadang maksut. suka banget bikin orang kesel.kalo kenal dia juga lo kesel banget kalo dijailin. anaknya jyus abissss. tapi dia rajin sholat rajin looohh. kebaikannya? apa ya? gue rasa mungkin "kadang" suka mudeng dengerin curhatan gue. dia juga pernah nyuport gue. ya thanks banget lho dot ;-) meskipun kadang kadang bahasa lo lebay abitch-_-" eh tapi jangan sensian pas baca postingan gue ini. cuman becanda.meskipun ada unsur kesengajaannya. Apalagi ya? jujur gue bingung mau bahas apaan. yaudah itu aja ya. takut anaknya ngamuk atau enggak kepedean. nih foto beliau !!! cekidot.
baik-baik ya didooot dibali huhu jangan lupa sama yang dibekasi :p 

♥˘⌣˘♥ʃ

Cinta. Yeaahhh!! gak bakalan ada habisnya kalo nyeritain masalah cinta cinta dan cinta.
Gue juga bingung. Kenapa harus 'cinta' ? yaaa. gue rasa gue kurang beruntung dalam cinta.
Selama ini gue lebih sering mengagumi seseorang dari kejauhan.
Mungkin karna terlalu sering itu jadi kebiasaan gue. Gue jadi sering mengagumi.
Apapun itu. Sahabat, orang tua, sodara atau seseorang :-)
Ada rasa yang beda. Ada kesenangan tersendiri dalam diri gue. Ada kepuasan juga.
Tapi banyak juga sih kerugiannya-_-" gue jadi sering patah hati. Sering unmood karna 'cinta'.
Yaaa, cinta. Gue juga termasuk orang yang cengeng masalah cinta.banget malah.
gak jarang juga gue selalu galauuuuuuuu karna cinta. ahahaha sampai saat gue belum bisa jelasin apa arti cinta sebenernya. kalo dipikir-pikir , gue masih kecil. masih terlalu dini buat ngerti lebih lanjut apa arti itu.
bagi gue, untuk anak seumuran gue. Cinta itu kekaguman. cinta itu peduli. yaa hanya itu. selebihnya, itu urusan orang dewasa. Dari TK, gue emang paling gampang 'kagum' sama orang. hehehe :-p gue juga gatau kenapa. tapi gue selalu nilai seseorang terlalu cepet. jadi gue gampang kagum sama orang.

Eh tapi please!!!! mudah jatuh cinta bukan berarti murahan!!!! itu hak orang. itu wajar. kalo gak jatuh cinta, berarti gak normal!!! buktiin aja. jatuh cinta itu indah. indah banget. gue suka jatuh cinta. sampe sekarang gue gak pernah punya tipe tersendiri tentang cowok yang gue kagumin. siapa aja, asal gue suka :-) hanya itu. gampang kan? tapi disinilah gue ga beruntung. gak jarang juga gue selalu lebih milih pendem perasaan gue. jadi setiap kali gue jatuh cinta, setiap kali juga gue kecewa. miris? ahh nggak juga. masih banyak sahabat gue. gue juga cinta sama sahabat sahabat gue :-* apalagi sama nyokap gue. terutama sama Tuhan. jatuh cinta tuh sama siapa aja. dimana aja dan kapan aja. sebelum jatuh cinta itu dilarang.
Namanya cewek, paling suka diperhatiin. sekecil apapun perhatiannya tetep aja berarti. apalagi kalo dapet perhatian dari orang yang disukain. waawww bisa ga tidur 2hari-_-" *boongbanget. maksutnya  bisa kebawa mimpi ;-) Tiap gue jatuh cinta. gue selalu simpen sms sms dari orang yang gue suka. keramat banget deh, gaboleh ada yang hapus sms itu!!!! kenangan banget.

Begitulah cinta. ANEH. tapi yang jatuh cinta lebih aneh. ngerelain pulsa,tenaga,pikiran,duit,hati hanya demi seseorang. yang belom tentu bakal jadi miliknya. "Berani jatuh cinta??? Harus berani juga putus asa."
"Berani jatuh cinta??? Harus berani juga ngerasain kecewa." "Berani jatuh cinta??? Harus berani juga nunjukinnya!!!!!! :-) HIDUP LOVE IS BLIND!!!!

Bestfriend (‾▿‾)(´▽`)//(‾▿‾)/

Postingan gue kali ini mau nyeritain tentang dua sahabat gue yang konyol abis. namanya WULAN SEPTIANA BINTANG dan DIKA ANDIYANI
Ga heran kalo mereka berdua selalu ngelakuin hal konyol dimanapun dan kapanpun.
Awesome!!! :-) keduanya punya kelebihan masing-masing. Mereka hampir sama!! bahkan gue kira mereka adalah sodara kembar. Hebat ya? dari segi apapun mereka hampir sama. Kewarasannya,kegilaannya,gak nyambungnya, kekonyolannya, keanehannya, dan kedewasaannya :*
I LIKE THEM :*
Tiap mereka lagi gila, gue emang lebih baik diem karna sama sekali ga ngerti. Tapi meskipun mereka lebih banyak keanehannya kaya orang autis tapi jujur mereka the best kok buat nyuport gue !!!! THANKS A LOT :*
Apalagi dika, anak kecil itu kalo ngomong berat banget.
Tapi emang bener banget. Sampe gue bisa galau mendadak denger kata-katanya :'( suer deh.
Kalo sahabat gue yg satunya lagi itu super autis :p tapi dia yang lebih mendingan soal pelajaran dibanding yang lain-,- ibadahnya juga looh:D
Gue seneng bisa kenal dua makhluk aneh itu.
Bisa belajar tentang hal hal aneh yang konyol.
Thx thx thx thx banyak buat kalian berdua. Hehehe :-*

Yaa, gue emang ga kaya mereka. Yang bisa gampang deket ama orang. Yang bisa kaya orang gila.
Tapi itulah persahabatan. Ga harus selalu banyak kesamaannya. Harus ada sedikit perbedaan supaya ada keunikannya.supaya ada keistimewaannya. dan supaya saling ngelengkapin. Thanks God udah nyiptain dua makhluk itu.