Sabtu, 10 Maret 2012


Di setiap tarian luka.
Kucoba tetap mencetak wajahmu dalam tepekurku.

Dihujani butiran tanya yang melilit ragu.
Kucecap lagi teduhnya kebersamaan.
Saat jemari dan mata saling mengaduh dalam syahdu.

Apakah ini atau sebenarnya semu?
Luka tetaplah Luka.
Cinta tetaplah Cinta.
Tak peduli seberapa lemah menampar kalam batin.

Semuanya ada padamu.
Kuingkari dan kurindui..


Ketika aku meminta kekuatan
Allah memberiku kesulitan untuk membuatku kuat

Ketika aku meminta kebijaksanaan
Allah memberiku masalah untuk dipecahkan

Ketika aku meminta keberanian
Allah memberiku rintangan untuk kuatasi

Ketika aku meminta cinta
Allah memberiku seseorang yang bermasalah untuk kutolong

Ketika aku meminta kebaikan
Allah memberiku kesempatan

Mungkin aku tak mendapatkan apa yang kuinginkan
Tapi aku mendapatkan apa yang kubutuhkan

:)

U.U

Diam-diam berujar bisu. Dan memperhatikanmu dalam kerlingan gagu.
Hingga akhirnya seringkali, tatapan kita bertemu..
Hal yang mungkin aku lakukan saat itu terjadi... Hanyalah diam. Lalu menyusuri pandangan kearah sepatuku.
Entah aku jadi linglung, haruskah aku mendongak dan melihat kearahmu lagi?


Ada satu hal yang selalu aku cari dari wajahmu.
Senyum manis yang pernah tanpa sengaja aku tangkap disuatu hari.
Yang kian lama semakin membayangiku.
Yang membuatku turut tersenyum ketika mengingatnya kembali.


Kau sempat membuatku khawatir
Khawatir akan sikapku yang makin tak tentu ini.
Khawatir akan mataku yang kian "nakal" untuk terus memperhatikanmu.
Khawatir aku akan terus mencari keberadaan senyum itu.
Dan sial.
Lebih dari itu ternyata.
Aku bahkan memiliki harapan untuk bisa jadi penyebab senyummu.
"jangan tutupi senyum manis itu.
aku ingin menengoknya kembali  dan kemudian aku simpan untuk pemanis mimpiku malam ini.
Bersediakah kamu?"

Seperti harum tanah yang terguyur hujan.
Harummu membuatku candu.

Mencipta satu bentuk aroma tersendiri di hidungku.
Meninggalkan jejak aroma itu beserta harapan tentangmu.

Membuatku terpekur dalam sunyi, menantimu.


hey you.....

Terang saja aku menantinya
Terang saja aku mendambanya
Terang saja aku merindunya
Karena dia...karena dia...
Begitu indah.

HAHAHAHAstopit

STOP MAKING ME WANT YOU

Bahagia itu, kamu


Karena tak butuh satu alasan pun untuk [tidak] berbahagia saat akujatuh cinta, dan seterusnya jatuh cinta [kepadamu]. Sejak kau izinkan aku tinggal di hatimu, tak ada lagi tempat yang kutuju: selainmu. Di sudut hatimu aku ingin mengaduh bahagia, tanpa jera. Di sudut hatimu, aku ingin tinggal selamanya. Menuliskan cerita bahagia, tanpa jeda. Jelas sudah! Tak perlu kucari bahagia lagi;
karena di kamu, bahagiaku itu.

Minggu minggu ini banyak sekali air mata.
Bukan. Bukan karena kurang bersyukur.
Mungkin lebih tepatnya kurang siap dengan kenyataan.
Hati ini masih terombang-ambing.
Mengutamakan kata hati atau logika....
Air mata tak mampu terbendung terlalu lama.
Seperti ingin menjelaskan bagaimana isi hati ini
Seperti ingin menunjukan betapa banyaknya masalah yang di pendam.
Namun mulut tak mampu berkata
Hingga akhirnya tangisan yang mewakili segalanya
Segala kata-kata yang tak dapat kusebut
Kesal. Kecewa.
 Merasa iri pada segelintir orang yang tidak merasakannya.
Harusnya kalian bersyukur bukan malah merasa terbebani
Karena ketika seseorang tak ada disampingmu
Saat itu kamu baru merasakannya.
Kehilangan.
Terlupakan.
Terabaikan.
 Bukan hanya waktunya yang berkurang untukku
Tapi perhatiannya
Karena bukan hanya materi yang terpenting
Namun kasih sayangnya
Didikannya
Dan sebuah apresiasi darinya untuk prestasi diri sendiri
Untuk apa seorang anak berusaha menjadi yang terbaik kalau bukan untuk orang tuanya?
Untuk apa ada prestasi kalau tidak ada sebuah apresiasinya?
Bagaimana ada keberhasilan jika tak ada penyemangat untuknya?

Kecil mungil bewarna
Warna-warni terangi alam
Sentuhan karya indah
Jika tergambar baik

 
Mata hati melihat kau sangat istimewa
Terbang melayang-layang menari hinggapi bunga-bunga
 
 
 Kupu-kupu jangan pergi
Terbang dan tetaplah di sini
 
 
Bunga-bunga menantimu
Rindu warna indah dunia

Anak kecil tersenyum manis
Pandang tarianmu indah

 
Bahagia dalam nyanyian
Kupu-kupu jangan pergi

Ketika semuanya memang harus dilepaskan.
Sekuat apapun kamu menjaga,seerat apapun kamu menggenggam tangannya
Kamu pasti tetap kehilangannya.

Karena pada kenyataannya,
Dalam hidup ini semua hal selalu mungkin terjadi
Apapun itu.
Aku (belajar) mengikhlaskannya.....